SEMARANG – Mudik lewat jalan nontol lebih diminati dibanding mudik lewat jalur tol Trans Jawa selama arus mudik Lebaran 2025. Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah (Dishub Jateng) mencatat, jumlah kendaraan yang masuk Jateng lewat jalur nontol selama masa mudik Lebaran, 21 Maret 2025-1 April 2025 mencapai 578.179 unit kendaraan. Mereka masuk Jateng melalui perbatasan Jabar-Jateng […]
SEMARANG – Mudik lewat jalan nontol lebih diminati dibanding mudik lewat jalur tol Trans Jawa selama arus mudik Lebaran 2025.
Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah (Dishub Jateng) mencatat, jumlah kendaraan yang masuk Jateng lewat jalur nontol selama masa mudik Lebaran, 21 Maret 2025-1 April 2025 mencapai 578.179 unit kendaraan.
Mereka masuk Jateng melalui perbatasan Jabar-Jateng di wilayah barat, yaitu di Tanjung Kabupaten Brebes serta Wanareja, Kabupaten Cilacap.
Sementara, perbatasan Jatim-Jateng di wilayah timur, yaitu di Sarang, Kabupaten Rembang.
Di periode yang sama, jumlah kendaraan yang masuk Jateng lewat gerbang Tol Kalikangkung sebanyak 437.025 kendaraan.
Dan, 50.581 kendaraan tercatat melakukan perjalanan lokal di dalam wilayah provinsi.
Sementara itu, total pemudik yang tiba di Provinsi Jateng mencapai 5,5 juta orang.
Ketua Posko Harian Terpadu Provinsi Jateng, Erry Derimariyanto mengungkapkan, meskipun terjadi kepadatan kendaraan di beberapa titik ruas tol dan jalan provinsi, antrean panjang yang parah berhasil dihindari.
"Total kendaraan yang masuk ke Jateng dari Gerbang Tol Kalikangkung hingga 1 April 2025 mencapai 437.025 unit."
"Sementara, arus kendaraan yang bergerak ke arah Jakarta tercatat sebanyak 143.018 kendaraan," ujar Erry di Kantor Dishub Jateng, Rabu (2/4/2025).
Dishub Jateng mencatat, puncak arus mudik terjadi pada H-3 Lebaran, yakni 28 Maret 2025, dengan 68.506 kendaraan memasuki Jateng melalui Gerbang Tol Kalikangkung.
Lebih Lancar
Meski terdapat beberapa titik kemacetan, terutama di ruas tol dan jalan provinsi yang menjadi jalur utama pemudik, arus lalu lintas tetap terkendali.
"Dengan sistem pengaturan lalu lintas yang lebih baik dan koordinasi yang kuat antarinstansi, arus mudik tahun ini bisa dikatakan lebih lancar dibandingkan tahun sebelumnya," paparnya.
Untuk menjaga kelancaran lalu lintas, Dishub Jateng bekerja sama dengan kepolisian dan instansi terkait lain telah menerapkan berbagai strategi, termasuk rekayasa lalu lintas, pembatasan kendaraan berat pada jam tertentu, serta penyediaan pos pelayanan bagi pemudik.
"Dengan langkah-langkah ini, diharapkan arus balik Lebaran nanti juga dapat berlangsung dengan lancar tanpa kendala berarti," imbuh Erry.
Sementara itu, Posko Terpadu yang telah beroperasi sejak 24 Maret akan terus aktif hingga 8 April 2025 atau hingga arus balik Lebaran 2025.
sumber: TribunBanyumas.com
Polda Jateng, Kapolda Jateng, Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, Kombes Pol Artanto, Jawa Tengah, Jateng, Kombes Pol Ari Wibowo, AKBP Ike Yulianto Wicaksono, Artanto, Ribut Hari Wibowo
Thu Apr 03 2025